Skip to content
Arif Setiawan
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

  • Home
  • About
  • Travel
    • Indonesia
      • Bali
      • Banten
      • Jakarta
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Selatan
      • Lampung
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
    • Laos
    • Malaysia
    • Singapore
    • Vietnam
  • Culinary
  • Technology
    • Startup
    • Software Development
    • Social Media
  • #kulinersince
  • Nol Kilometer
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

Nol Kilometer Temanggung

Arif Setiawan, June 5, 2021June 5, 2021

Sedikit berbeda dengan Magelang, lokasi dari titik nol kilometer Temanggung lebih mirip seperti Purworejo. Yang mana lokasi titik nol kilometernya tidak tepat di alun-alun.

Alun-alun dari Kota Tembakau ini malah berada di titik kilometer 1. Lumayan ga jauh, masih dapat dijangkau dengan berjalan kaki. Ya, Temanggung memang sudah membuat branding sebagai Kota Tembakau karena sebagian besar masyarakatnya adalah petani tembakau.

Temanggung Kota Tembakau

Titik Nol Kilometer

Titik atau patok nol kilometer Temanggung sendiri berada di kawasan Taman Pancasila, yang mana satu kawasan dengan Tugu Jam atau Tugu Pancasila yang juga menjadi salah satu ikon kota ini.

Nol Kilometer Temanggung
Nol Kilometer Temanggung

Adanya Taman Pancasila sendiri, selain bisa dijadikan tempat rekreasi yang murah, taman ini juga mempunyai tujuan yaitu karena dasar Negara kita adalah Pancasila, diharapkan dengan penamaan ini para generasi muda penerus bangsa selalu menjunjung tinggi nilai Pancasila dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara. ⁣Di dalamnya terdapat patung pahlawan yang menambah wibawa dan keindahan kota.

Selain itu, adanya Tugu Jam atau Tugu Pancasila memiliki makna tersendiri yang direpresentasikan oleh bagian-bagiannya. Dengan ketinggiannya yaitu 17 bagian, kemudian ada angka 8 diberikan, dan 45 lambang daun tembakau, yang merupakan makna dari tanggal Kemerdekaan Indonesia.

Keberadaan kedua ikon di titik nol kilometer ini diharapkan bisa menginspirasi masyarakat untuk mengingat sejarah perjuangan rakyat Temanggung dalam meraih kemerdekaan bangsa dari cengkeraman penjajah.

Yang menarik lagi adalah adanya kelenteng Konglingbio Cahaya Sakti yang berada di belakang Taman Pancasila. Hal ini sangat mirip dengan Kota Magelang.

Untuk menuju ke titik ini sangatlah mudah, karena berada di pinggir jalan utama provinsi yang menghubungkan antara Magelang – Temanggung – Wonosobo, tetapi jalannya sekarang satu arah. Jadi paling mudah memang yang asalnya dari arah Magelang.

Selamat berkunjung ke Kota Tembakau!

Related

Indonesia Travel Jawa TengahNol KilometerTaman PancasilaTemanggung

Post navigation

Previous post
Next post

Comments (2)

  1. pay says:
    August 13, 2021 at 8:24 pm

    baru tahu loh aku kalau kota Temanggung itu punya nama lain kota Tembakau.
    pernah kesana di sekitar tahun 2009 dan kayaknya saat itu jarang liat pohon tembakau, atau karena saat itu aku cuman ke kampung doang ya gak keliling-keliling.

    Reply
    1. Arif Setiawan says:
      August 15, 2021 at 2:57 pm

      iya harus ke yang agak pinggiran si, petani di sini emang salah satu pemasok tembakau paling besar di Indonesia

      Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular Posts

  • Nasi Rames dan Sop Pak Miran Gombong Sejak 1980
  • Wisata Mangrove Purworejo
  • Soto Kecik Sokaraja Sejak 1970
  • Pantai Menganti Kebumen, Hidden Gem Pantai Selatan Jawa Tengah
  • Menjadi Pendaki yang Bertanggung Jawab
  • Pasar Tradisional Ubud Bali
  • Ayam Goreng Bu Tini Sejak 1967
  • Enam Tempat Wisata Unik di Surabaya
  • Toko Roti Mandarijn Orion Sejak 1932

Recent Posts

  • Sate dan Tengkleng Kambing Pak Manto Solo Sejak 1990
  • Jalan-Jalan ke UNS Surakarta
  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson Yogyakarta
  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh Gunung
  • Teras Nyah Dewi Magelang: Nongkrong dengan Nuansa Tempo Dulu yang Estetik

Categories

Archives

Subscribe

Enter your email address to subscribe to this blog.

Travel

  • Jalan-Jalan ke UNS SurakartaApril 9, 2026
  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh GunungApril 7, 2026
  • Stasiun Surabaya GubengMarch 30, 2026
  • Monumen Gerbong Maut BondowosoMarch 28, 2026
  • Ziarah ke Puger Jember Jawa TimurMarch 26, 2026

Culinary

  • Sate dan Tengkleng Kambing Pak Manto Solo Sejak 1990April 25, 2026
  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson YogyakartaApril 8, 2026
  • Teras Nyah Dewi Magelang: Nongkrong dengan Nuansa Tempo Dulu yang EstetikApril 6, 2026
  • Ayam Goreng Mbok Berek Jogja Sejak 1830April 5, 2026
  • Pepes Gapeswathi Rest Area Tugu Ireng Perbatasan Jogja–MagelangApril 4, 2026

Technology

  • Mencegah Website Down saat Flash Sale dan Lonjakan TrafficFebruary 18, 2026
  • Hosting Terbaik 2026 untuk Website Pribadi, Portofolio, dan StartupFebruary 8, 2026
  • Nevacloud vs Hostinger VPS Global: Pilihan Terbaik untuk Pengguna IndonesiaDecember 13, 2025
  • Apa Bedanya VPS dengan Hosting BiasaDecember 5, 2025
  • Perbedaan Domain .COM, .ID, dan .NETNovember 5, 2025
©2026 Arif Setiawan | WordPress Theme by SuperbThemes
 

Loading Comments...