Awal bulan April ini adalah pengalaman pertama saya nonton di bioskop dan duduknya paling depan. Iya, paling depan. Kursi yang di bawah paling dekat dengan layar itu. Dan di sebelah kiri, bukan di tengah. Jadi selama film jalan ya liatnya ke pojok kanan atas, beuh! Tengeng cuy.

Ini semua gara-gara si @whe_green, @undeedz sama @jodypati yang random ngajakin nonton Divergent. Karena kebetulan belum nonton juga, jadi saya mau-mau aja. Taunya… aku merasa ditipu #laluhening.

Lupakan soal kursi bioskop itu.

Karena gara-gara film yang menceritakan kehidupan 5 faksi ini jadi ada banyak lelucon yang beredar.

Faksi

Salah satunya ini.

Tweet ini muncul di pagi hari persis setelah kami nonton. Langsung ngakak! :))

Selain itu juga masih ada bahasan si Amity yang kenapa dia ga diekspos lebih jauh lagi. Si Erudite yang dihubung-hubungkan dengan kehidupan kode pemrograman, haha. Si Dauntless yang dihubung-hubungkan dengan hal yang berbau ekstrim, misal : cara lompat dari kapal, heheu. Dan masih banyak lagi. Kocak.

Mungkin tipe film yang kayak begini ini masuk banget ya di Indonesia. Punya kekuatan tertentu. Selama ini juga kalau diamati film dengan genre superhero di Indonesia bakal tayang tepat waktu, lain halnya dengan film genre lain.

Oiya, Divergent ini bakal ada sekuelnya lho, ada di sini salah satu infonya.

๏ 151 readers

2 Replies to “Karena Divergent

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *