Skip to content
Arif Setiawan
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

  • Home
  • About
  • Travel
    • Indonesia
      • Bali
      • Banten
      • Jakarta
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Selatan
      • Lampung
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
    • Laos
    • Malaysia
    • Singapore
    • Vietnam
  • Culinary
  • Technology
    • Startup
    • Software Development
    • Social Media
  • #kulinersince
  • Nol Kilometer
Arif Setiawan

travel, culinary and technology

Sate dan Tongseng Pak Kurdi Sejak 1978

Arif Setiawan, September 1, 2020September 1, 2024

Warung Sate dan Tongseng Pak Kurdi sudah menjadi legenda di daerah Magelang, khususnya Mungkid dan Borobudur. Warung yang sudah ada sejak tahun 1978 ini akan sangat mudah ditemukan di kanan kiri jalan raya antara Candi Mendut dan Candi Borobudur.

Warung ini memang sudah menjadi bisnis keluarga sejak lama. Oleh karena itu, jika berada di sekitar jalan menuju ke Candi Borobudur kita akan melihat papan nama Sate Pak Kurdi 1, Sate Pak Kurdi 2 atau Bu Sumini yang masih relasi keluarga Pak Kurdi juga.

Warung Sate dan Tongseng Pak Kurdi
Warung Sate dan Tongseng Pak Kurdi

Yang khas dan menjadi menu andalan di sini adalah olahan kambingnya. Baik sate kambing atau tongseng kambing, meskipun menyediakan juga olahan ayam.

Diolah menggunakan bara api
Diolah menggunakan bara api

Kunci dari olahan yang nikmat di sini adalah karena dagingnya seperti digeprek dulu sebelum dimasak langsung menggunakan bara api yang membara. Yang efeknya adalah daging terasa lebih empuk ketika disantap. Selain itu, pembeli juga harus menunggu terlebih dahulu untuk menikmati satu porsi sate atau tongseng.

Menu yang sangat khas yang hanya bisa ditemui di warung ini adalah tongseng kikil/kepala kambing yang rasanya mantap, disajikan dengan kuah santan kental dan irisan cabe rawit hijau. Saya sendiri belum pernah mencoba menu khas ini.

Paket komplit sate dan tongseng
Paket komplit sate dan tongseng

Yang pasti olahan kambing yang ada di warung ini sudah tidak terlalu perengus, jadi bisa dinikmati semua kalangan. Penyajiannya juga tidak menggunakan tusuk satenya, sudah dilepas. Jadi sangat memudahkan ketika menyantapnya, meskipun jadi sedikit kehilangan sensasi menggigit tusuk sate.

Menu Sate dan Tongseng Pak Kurdi
Menu Sate dan Tongseng Pak Kurdi

Selain sate dan tongseng kambing, masih ada menu lain seperti nasi goreng kambing, sate goreng, ayam goreng, ayam bakar dan tongseng ayam.

Untuk masalah harga, satu porsi sate atau tongseng di sini antara Rp 20.000 hingga Rp 30.000. Masih standar dan worth it banget menurut saya dengan kualitas olahannya.


Warungnya selalu ramai
Warungnya selalu ramai

Bagi kalian yang merupakan penggemar olahan kambing dan berada di sekitar Candi Borobudur atau Candi Mendut, menurut saya wajib banget mampir ke sini. Baik untuk makan siang atau makan malam. Warung ini buka dari jam 8 pagi hingga 9 atau 10 malam. Tapi ya siap-siap saja kalau jam makan pasti antri di sini.


Harga

Harga menu di warung ini mulai dari Rp 20.000.

Lokasi 

Jl. Mayor Kusen, Mendut, Mungkid, Magelang, Jawa Tengah 56512

Jam Buka

Warung ini buka setiap hari dari jam 08.00 – 21.00 WIB.

Related

#kulinersince Culinary BorobudurJawa TengahMagelangMungkidSateSate dan Tongseng Pak KurdiSate KambingTongseng

Post navigation

Previous post
Next post

Comments (2)

  1. Pingback: Sate Blotongan Salatiga Sejak 1979 — Arif Setiawan
  2. Pingback: Nasi Liwet Mbak Minah Mendut Magelang — Arif Setiawan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular Posts

  • Toko Roti Mandarijn Orion Sejak 1932
  • Menjadi Pendaki yang Bertanggung Jawab
  • Pagi Hari di Bukit Moko
  • Kebun Durian Warso Farm Bogor
  • Enam Tempat Wisata Unik di Surabaya
  • Bip... Bip...
  • Bebek Bacem Seyegan Sleman Yogyakarta
  • Karnivor Cafe and Resto
  • Ikan Bakar Nadia Situbondo : Kuliner Laut dengan Cita Rasa Khas Pesisir
  • Kupat Tahu "Pelopor" Magelang Sejak 1965

Recent Posts

  • Sate dan Tengkleng Kambing Pak Manto Solo Sejak 1990
  • Jalan-Jalan ke UNS Surakarta
  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson Yogyakarta
  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh Gunung
  • Teras Nyah Dewi Magelang: Nongkrong dengan Nuansa Tempo Dulu yang Estetik

Categories

Archives

Subscribe

Enter your email address to subscribe to this blog.

Travel

  • Jalan-Jalan ke UNS SurakartaApril 9, 2026
  • Senja Pagi Ngablak Magelang: Menikmati Kopi dengan Panorama Tujuh GunungApril 7, 2026
  • Stasiun Surabaya GubengMarch 30, 2026
  • Monumen Gerbong Maut BondowosoMarch 28, 2026
  • Ziarah ke Puger Jember Jawa TimurMarch 26, 2026

Culinary

  • Sate dan Tengkleng Kambing Pak Manto Solo Sejak 1990April 25, 2026
  • Soto Timlo & Ayam Goreng Samson YogyakartaApril 8, 2026
  • Teras Nyah Dewi Magelang: Nongkrong dengan Nuansa Tempo Dulu yang EstetikApril 6, 2026
  • Ayam Goreng Mbok Berek Jogja Sejak 1830April 5, 2026
  • Pepes Gapeswathi Rest Area Tugu Ireng Perbatasan Jogja–MagelangApril 4, 2026

Technology

  • Mencegah Website Down saat Flash Sale dan Lonjakan TrafficFebruary 18, 2026
  • Hosting Terbaik 2026 untuk Website Pribadi, Portofolio, dan StartupFebruary 8, 2026
  • Nevacloud vs Hostinger VPS Global: Pilihan Terbaik untuk Pengguna IndonesiaDecember 13, 2025
  • Apa Bedanya VPS dengan Hosting BiasaDecember 5, 2025
  • Perbedaan Domain .COM, .ID, dan .NETNovember 5, 2025
©2026 Arif Setiawan | WordPress Theme by SuperbThemes
 

Loading Comments...